Showing posts with label office 2010. Show all posts
Showing posts with label office 2010. Show all posts

Teknik Menjiplak Foto dengan PowerPoint

Menggambar wajah manusia memang sangat sulit, apalagi jika menggunakan laptop. Tentu diperlukan bakat, kemahiran dan daya imajinasi yang mumpuni untuk dapat menggambar wajah seseorang dengan sempurna.

Kalau ingat masa kecil dulu sewaktu masih di SD disuruh menggambar oleh guru, aku nggak mau ambil pusing, ngapain susah-susah tinggal nyari gambar yang bagus lalu jiplak gambar itu, maka persoalanpun teratasi dengan sempurna hehe.....
Terinspirasi dari itu maka pada kesempatan ini, aku ingin bagikan tips menggambar wajah dengan Teknik Menjiplak Foto dengan menggunakan program PowerPoint.

Bagaimana caranya ? Yuk kita simak tutorial berikut ini:
  1. Jalankan MS.PowerPoint (saya memakai PowerPoint 2010)
  2. Insert Foto yang akan dijiplak
  3. Timpa Foto itu dengan Rectangle dan diberi efek warna background putih transparan, sehingga foto terlihat samar-samar
  4. Klik Insert >> Pilih FreeForm
  5. Lalu klik mengikuti gambar foto, lakukan secara hati-hati
  6. Jika sudah, tinggal diberi warna

Bagimana... Bingung khan...? makanya tonton video tutorial Teknik Menjiplak Foto dengan PowerPoint
berikut ini :

Icon tab ribbon View ms.word 2010

Pada ribbon ini berisi tombol-tombol untuk mengatur tampilan dari aplikasi, seperti menentukan bentuk tampilan halaman, pengaturan perbesaran (zoom) tampilan, membuat macro, mengatur jendela-jendela yang ditampilkan, dan sebagainya.

ribbon tab view

Ribbon di tab view ini meliputi:

A. Group Document Views
group document view
  1. Print layout berguna untuk melihat hasil kerja yang akan di cetak.
  2. Full screen reading berguna untuk melihat dan membaca hasil kerja dengan ukuran maksimal.
  3. Web layout berguna untuk melihat hasil kerja di web.
  4. Outline view berguna untuk melihat hasil kerja sesuai dengan urutan atau bagan.
  5. Draft view berguna untuk melihat hasil kerja sesui dengan konsep, sehingga jika salah cepat dibenarkannya

B. Group Show
group show
Ruler, Gridlines, Message Bar, Formula Bar, Heading Memperlihatkan penggaris, garis kisi, batang pesan,batang formula, dan heading.


C. Group Zoom
group zoom
  1. Zoom berguna untuk Memperbesar tampilan.
  2. 100% berguna untuk memperbesar hasil lembar kerja ke ukuran normal.
  3. One Page berguna untuk melihat hasil lembar kerja ke dalam satu halaman penuh.
  4. Two Page berguna untuk melihat hasil lembar kerja ke dalam dua halaman penuh.
  5. Page Width berguna untuk melihat hasil lembar kerja sesuai dengan lebar halaman.

D. Group Window
group window
  1. New Window berguna untuk membuka jendela baru yang memperlihatkan dokumenTersebut.
  2. Arrange All berguna untuk mengatur semua jendela program sejajar berdampingan.
  3. Split Window berguna untuk membagi jendela menjadi beberapa penel yang memperlihatkan lembar kerja Anda.
  4. View Side By Side berguna untuk memperlihatkan jendela berdampingan.
  5. Synchronous Scrolling berguna untuk membuat dua jendela menggulung bersamaan.
  6. Reset Window Position berguna untuk men-set ulang posisi jendela berdampingan.

E. Group Macros
group macro
View Macros Memperlihatkan macro dokumen

Definisi Tab, Ribbon, dan Group dalam istilah Office 2010

Suatu ketika ada seorang teman membeli Laptop baru, di dalamnya telah terinstal program-program yang serba baru, tak terkecuali program office juga memakai versi baru yakni office 2010. Karena terbiasa memakai program lama maka kebingunganpun tak terelakkan ketika membuka pengolah kata Microsoft Word 2010. Bahkan untuk menyebutkan menu yang tertempel di bagian atas pun tidak tahu harus memakai sebutan apa.

Nah di sinilah kita baru merasakan betapa pentingnya membaca. Beruntung sebelum kejadian tersebut menimpa diriku, aku telah mengetahui di internet terlebih dahulu. Agar kejadian memalukan tersebut tidak menimpa anda, ada baiknya anda mengetahui apa itu Tab, Ribbon, dan Group. Karena istilah ini merupakan ilmu dasar bagi para pengguna office 2010.
Tab adalah sederetan menu yang ditandai dalam bentuk teks. Tab terdiri dari tab File, Insert, Page Layout, References, Mailings, Review, View, Add-Ins. Ribbon adalah sekumpulan menu yang terdapat di dalam setiap Tab. Sedangkan Group adalah sekumpulan atau kelompok menu dalam tiap Ribbon yang memiliki kesamaan fungsi.

Jadi kesimpulannya, Tab menyediakan Ribbon, Ribbon terdiri dari beberapa Group, dan Group terdiri dari sekumpulan menu yang memiliki kesamaan fungsi.

Jika diilustrasikan, berikut gambarannya:
interface ribbon word2010

Itulah yang membedakan antara interface word 2010 dengan versi sebelumnya. Dan jika kita teliti ternyata pada office 2010 tidak mengenal menu pulldown, atau istilah lainnya submenu. Sehingga untuk seterusnya jika laptop anda memakai office 2010 gunakanlah istila Tab, Ribbon, dan Group.

Mengenal Icon di tab Review MS.Word 2010

Tools pada ribbon ini berisi tombol-tombol untuk review (kaji ulang) naskah. Seperti mengecek ejaan, mengubah bahasa, translasi bahasa, menyematkan komentar, dan sebagainya.
Ada 7 Group di dalamnya yaitu (1) Proofing, (2) Language, (3) Comments, (4) Tracking, (5) Changes, (6) Compare, dan yang terakhir (7) Protect.

icon dalam ribbon review

A. Group Proofing
Group proofing
  1. Spelling & Grammar digunakan untuk memeriksa ejaan teks.
  2. Research digunakan untuk membuka panel penelitian referensi.
  3. Thesaurus digunakan untuk saran kata yang sepadan.
  4. Word Count digunakan untuk mengetahui statistik karakter, termasuk jumlah huruf yang diketik.

B. Group Language
Group Language
  1. Translate digunakan untuk menterjemahkan kata ke bahasa lain.
  2. Language digunakan untuk mengatur bahasa dengan mengecek dulu ejaan dan tata bahasa yang terpilih.

C. Group Comments
group comments
  1. New Comment digunakan untuk memasukkan komentar baru.
  2. Delete digunakan untuk menghapus komentar.
  3. Previous digunakan untuk memperlihatkan komentar sebelumnya.
  4. Next digunakan untuk memperlihatkan komentar selanjutnya.

D. Group Tracking
group tracking
  1. Track Changes digunakan untuk menelusuri perubahan yang terjadi pada dokumen.
  2. Balloons untuk digunakan untuk memilih atau melihat hasil kerja yang telah direvisi.
  3. Display For Review digunakan untuk memilih bagaimana memandang perubahan yang di usulkan pada dokumen.
  4. Show Markup digunakan untuk memilih markup seperti apa untuk menunjukkan dokumen.
  5. Reviewing Pane digunakan untuk menunjukkan suatu revisi pada jendela yang terpisah.

E. Group Changes
group changes
  1. Accept And Move To Next digunakan untuk menerima perubahan baru dan mengusulkan perubahan selanjutnya.
  2. Reject And Move To Next digunakan untuk menolak perubahan baru dan mengusulkan perubahan selanjutnya.
  3. Previous Change digunakan untuk menampilkan revisi sebelumnya di dalam dokumen sehingga dapat menerima/menolak.
  4. Next Change digunakan untuk menampilkan dokumen yang dapat diterima/ditolak.

F. Group Compare
group compare
  1. Compare digunakan untuk mengkombinasikan berbagai versi dari document.
  2. Show Source Documents digunakan untuk menunjukkan sumber dokumen yang terpilih.

G. Group Protect
group protect
Protect Document digunakan untuk melindungi hasil kerja karena merupakan sebuah privasi.

Mengenal Fungsi Icon pada Tab Insert 2010

Setelah tab Home, deretan menu berikutnya adalah tab Insert dimana berisi group-group menu yang digunakan untuk menyisipkan objek ke dalam dokumen yang sedang dikelola. Baik berupa objek gambar, tabel, Shape, dan karakter spesial (Symbols). Bahkan dengan tab Insert tersebut, user bisa menyisipkan link ke file yang berada di luar dokumen, bahkan ke internet.

ribbon insert

Secara default perintah yang terdapat di Ribbon Insert terdiri dari atas tujuh Group perintah yang memiliki kesamaan fungsi. Beberapa Group yang terdapat di tab ini adalah: Group Pages, Group Tables, Group Illustrations, Group Links, Group Header & Footer, Group Text, dan Group Symbols.

Penjelasan Fungsi masing-masing Group dari tab Insert
A. Group Pages
  1. Cover Page : digunakan untuk menyisipkan serta memilih jenis halaman sampul.
    group-pages
  2. Blank Page : untuk menyisipkan halaman kosong baru dalam suatu file dokumen.
  3. Break Page : untuk memisah suatu halaman file dokumen.

B. Group Tables
  1. Insert Table : untuk menyisipkan tabel melalui dialog Insert Table.
    group-tables
  2. Draw Table : untuk menyisipkan tabel dengan cara menggambar di halaman dokumen.
  3. Convert Text to Table : digunakan untuk menjadikan teks terpilih berada dalam tabel.
  4. Excel Spreadsheet : untuk menyisipkan tabel dalam bentuk lembar kerja Excel.
  5. Quick Table : untuk menyisipkan tabel instan yang sudah tersedia jenis dan bentuknya di dalam MS. Word 2010.

C. Group Illustrations
  1. Picture : digunakan untuk menyisipkan gambar yang tersimpan di komputer.
    group-illustration
  2. Clip Art : untuk menyisipkan gambar-gambar ilustrasi yang tersedia di library program.
  3. Shapes : digunakan untuk menyisipkan objek gambar autoshape.
  4. SmartArt : digunakan untuk menyisipkan gambar dalam bentuk organization.
  5. Chart : digunakan untuk menyisipkan diagram.

D. Group Links
  1. Hyperlink : digunakan untuk menautkan teks / objek terpilih dengan file lain.
    group-links
  2. Bookmark : digunakan membuat penanda buku.
  3. Cross-Reference : digunakan untuk membuat referensi antar file.

E. Group Header and Footer
  1. Header : digunakan untuk mengatur kepala halaman suatu file.
    group-headerfooter
  2. Footer : digunakan untuk melakukan setting terhadap kaki halaman suatu file.
  3. Page Number : digunakan untuk melakukan setting terhadap nomor halaman.

F. Group Text
  1. Text Box : digunakan untuk menyisipkan kotak yang dapat diisi dengan teks.
    group-text
  2. Quick Parts : digunakan untuk mengatur teks otomatis dan lain-lain.
  3. WordArt : digunakan untuk menyisipkan teks bergaya artistik.
  4. Drop Cap : digunakan untuk menyisipkan huruf kapital besar pada awal paragraf.
  5. Signature Line : digunakan untuk menyisipkan tanda tangan digital.
  6. Date & Time : digunakan untuk menyisipkan tanggal dan waktu terkini.
  7. Object : digunakan untuk menyisipkan objek dengan ekstensi OLE (Object Linking Embedded).

G. Group Symbols
  1. Equation : digunakan untuk menyisipkan simbol-simbol persamaan, terutama dalam bidang
    group-symbols
    matematika.
  2. Symbol : digunakan untuk menyisipkan karakter khusus.

Fungsi Icon pada Ribbon Pengolah Kata

Setelah sebelumnya mengetahui definisi Tab, Ribbon dan Group, kini saatnya mempelajari lebih dalam tentang fungsi dan penggunaanya untuk membantu pekerjaan kita.
Untuk menyegarkan ingatan kita perlu saya sampaikan kembali bahwa Tab adalah sederetan menu yang di dalamnya terdapat ribbon.

Ribbon merupakan kumpulan dari beberapa group. Agar lebih jelas dan tidak mengaburkan pemahaman anda di sini akan dibahas satu Ribbon saja yakni ribon pada tab Home.
Ribbon pada tab Home terdiri dari beberapa Group yaitu Group Clipboard, Group Font, Group Paragraph, Group Styles dan Group editing.

Perhatikan gambar di bawah ini (Klik agar gambarnya jadi besar)
ribbon-tab-home

Penjelasan Masing-Masing Group
A. Group Clipboard
group clipboard
Group Clipboard terdiri dari sekumpulan menu yang dilambangkan dalam icon:
  1. Paste : berfungsi untuk menempelkan hasil copy-an atau cut.
  2. Cut : berfungsi untuk memotong teks/objek terpilih.
  3. Copy : berfungsi untuk menggandakan teks/objek terpilih.
  4. Format Painter : berfungsi untuk meniru format halaman dokumen ke dalam dokumen lainnya.
Tombol panah kecil di sudut kanan-bawah setiap Group digunakan untuk mengakses pengaturan lebih lanjut mengenai fungsi suatu Group.
B. Group Font
Icon-icon di Group Font dikhususkan untuk pemformatan seputar huruf. Terdiri dari :
  1. Font : berfungsi untuk memilih jenis huruf.
    group font
  2. Font Size : berfungsi untuk mengatur ukuran huruf.
  3. Grow Font : berfungsi untuk memperbesar ukuran huruf secara instan.
  4. Shrink Font : berfungsi untuk memperkecil ukuran huruf secara instan.
  5. Change Case : berfungsi untuk mengubah status huruf kapital/huruf kecil.
  6. Clear Formatting : berfungsi untuk menghapus pemformatan teks terpilih.
  7. Bold : berfungsi untuk menebalkan teks terpilih.
  8. Italic : berfungsi untuk memiringkan Teks terpilih.
  9. Underline : berfungsi untuk memberikan garis bawah pada teks terpilih.
  10. Strikethrough : berfungsi memberikan tanda coret padateks terpilih.
  11. Subscript : berfungsi untuk mengetik karakter pemangkatan.
  12. Superscript : berfungsi untuk mengetik karakter pemangkatan.
  13. Text Effect : berfungsi untuk memberikan efek artistik pada teks terpilih.
  14. Text Highlight Color : berfungsi untuk memberikan warna stabilo di belakang teks terpilih.
  15. Font Color : berfungsi untuk mengatur warna teks terpilih.
Penamaan Icon akan muncul jika mouse didekatkan dan mengenai gambar icon tersebut. Atau disebut dengan tooltip
C. Group Paragraf
Icon-icon di Group Paragraph terdiri dari sekumpulan menu yang memiliki kesamaan fungsi untuk mengatur paragraf teks. perintah-perintah di Group Paragraph yaitu:
  1. Bullets : berfungsi untuk memberikan tanda bullet di tiap paragraf terpilih.
    group paragraph
  2. Numbering : berfungsi untuk memberikan format penomoran di tiap paragraf terpilih.
  3. Decrease Indent : berfungsi untuk menggeser baris kedua paragraf ke kiri.
  4. Increase Indent : berfungsi untuk menggeser baris kedua paragraf ke kanan.
  5. Left-to-Right : berfungsi untuk menjadikan arah teks berjalan dari kiri ke kanan (format Latin)
  6. Right-to-Left : berfungsi untuk menjadikan arah teks berjalan dari kanan ke kiri (format Arab)
  7. Sort : untuk menyortir data.
  8. Show Paragraph Marks : berfungsi untuk menampilkan / menyembunyikan tanda koreksi paragraf.
  9. Align Text Left : berfungsi untuk mengatur teks rata kiri.
  10. Center : berfungsi untuk mengatur teks rata tengah.
  11. Align Text Right : berfungsi untuk mengatur teks rata kanan.
  12. Justify : berfungsi berfungsi untuk mengatur teks rata kanan-kiri.
  13. Line Spacing : berfungsi untuk mengatur jarak antar baris teks.
  14. Shading : berfungsi untuk mengatur warna latar teks terpilih.
  15. Border : berfungsi untuk memberikan garis tepi pada teks terpilih.
D. Group Styles
Icon-icon di Group Styles terdiri dari dua menu. Yaitu:
group styles
  1. Heading Styles : berisi pilihan format penjudulan paragraf terpilih.
  2. Change Styles : berisi pilihan pengaturan tema paragraf.
E. Group Editing
Icon-icon di Group Editing terdiri dari:
group editing
  1. Find : berfungsi untuk mencari kata tertentu berdasarkan input keyword tertentu dalam suatu file.
  2. Replace : berfungsi untuk mencari dan mengganti kata yang ditemukan untuk diganti dengan kata tertentu dalam suatu file.
  3. Select : berfungsi digunakan untuk memilih objek atau teks tertentu di dalam suatu file.

Perintah di tab Page Layout Word 2010

Mengenal Perintah di tab Page Layout Word 2010
Icon perintah yang terdapat di Tab atau Ribbon Page Layout digunakan untuk pengaturan tata letak halaman dokumen Word. Group perintah yang terdapat di Ribbon ini yaitu : (1) Themes, (2) Page Setup, (3) Page Background, (4) paragraph, dan (5) Arrange.

perintah page-layout

A. Mengenal Icon Perintah di Group Themes
group-themes

  1. Themes: digunakan untuk memilih tema halaman yang meliputi warna halaman berikut warna hurufnya.
  2. Colors: digunakan untuk mengatur warna tema halaman.
  3. Fonts: digunakan untuk mengatur tema huruf yang akan diterapkan ke halaman dokumen aktif.
  4. Effect: digunakan untuk mengatur tema efek terhadap objek Shape yang terdapat di halaman dokumen.
Menu Themes menyediakan sejumlah bentuk tema halaman secara praktis. Dengan fitur ini user dapat dengan mudah membuat dokumen artistik tanpa harus profesional di bidang setting layout. Semuanya dilakukan dengan praktis dan efisien. Bisa dibayangkan bahwa melakukan setting halaman merupakan pekerjaan yang tidak mudah. Anda perlu mengamati mana judul, mana subjudul, dan mana paragraf, kemudian harus mengklasifikasikan semuanya dari segi jenis huruf, ukurannya, bahkan warnanya supaya menjadi sebuah pembukuan yang tampil dengan sosok artistik. Namun fakta berbicara lain setelah Microsoft Corporation merekrut fitur yang satu ini ke dalam produk aplikasi perkantorannya tersebut. Semua hal yang sejatinya hanya mungkin dilakukan oleh layouter profesional, kini dapat dengan mudah dilakukan oleh orang yang tidak berlatarbelakang perbukuan. Di bagian ini pula user tinggal memilih salah satu tema yang diinginkan, maka program berjalan secara otomatis membantu Anda melakukan setting layout, bagian per bagian, bahkan halaman per halaman. user hanya perlu berkonsentrasi ke layar monitor dan naskah yang diketiknya.

Menu Colors berfungsi untuk memilih warna tema dengan urutan warna secara hierarkis. Pun juga, user dapat men-custom sendiri warna tema tertentu melalui menu ini. Berbeda dengan menu Themes, menu Colors hanya memungkinkan user untuk memilih jenis warna tema saja. Sementara di menu Themes adalah berisi pilihan yang mengatur jenis, warna, dan bentuk huruf; bentuk dan warna tabel; dan warna dasar dapat pula diatur dari menu ini.

Menu Fonts secara spesifik digunakan untuk memilih tema huruf. User disediakan jatah tema huruf yang akan diterapkan ke halaman dokumen. Di samping itu, menu ini juga tidak lupa memberikan peluang bagi user penganut perfeksionisme untuk mengutak-atik sendiri tema huruf yang diinginkan.

Menu Effects bergerak khusus di bidang pemberian tema efek terhadap objek geometris di halaman dokumen. Dengan ini user dapat memilih tema efek dengan nuansa warna yang telah dipilih di menu Colors. Seperti yang telah diketahui bersama bahwa untuk membuat sebuah booklet yang aduhai tidak melulu terletak dalam aspek ide yang tertuang dalam tulisan tersebut. Justru seorang layouter perlu mendandani setiap objek di setiap halaman dengan efek yang sedap dipandang mata. Namun tampaknya falsafah MS. Word tak cukup sampai disitu. Susunan dan urutan warna bahkan juga diorientasikan untuk menjelaskan sebuah hierarkis. Di menu Effects ini user akan menemukan hal-hal tersebut, namun user juga diberi peluang untuk melakukan kustomisasi dalam bidang yang satu ini.

B. Mengenal Icon Perintah di Group Page Setup
group-pagesetup


Menu-menu yang terdapat di group Page Setup disediakan untuk melakukan pengaturan halaman, yakni dalam bidang ukuran kertas, margin halaman, pengaturan kolom teks, dll. Halaman dokumen dapat diatur sesuai dengan keinginan user, terutama untuk melakukan sinkronisasi dengan jenis dan ukuran kertas yang akan digunakan nantinya. Adapun menu perintah yang terdapat di group Page Setup yaitu : (1) Margins, (2) Orientations, (3) Size, (4) Columns, (5) Breaks, (6 ) Line Numbers, dan (7) Hypenation.

  1. Margins: digunakan untuk mengatur batas teks di halaman dokumen.
  2. Orientation: digunakan untuk mengatur posisi kertas.
  3. Size: digunakan untuk mengatur ukuran halaman.
  4. Columns: digunakan untuk mengatur jumlah kolom teks.
  5. Breaks: digunakan untuk mengatur kontinuitas halaman maupun kolom teks.
  6. Line Numbers: digunakan untuk mengatur kontinuitas nomor baris teks.
  7. Hypenation: digunakan untuk memisahkan suku kata dengan tanda hubung secara otomatis.
Menu Margins digunakan untuk mengatur batas teks di halaman dokumen. Dengan menu ini user dapat mengatur sendiri ukuran batas teks sebelah kanan, kiri, atas, dan bagian bawah halaman. Di menu ini user telah disediakan bentuk margin bentuk standar. Namun user tetap berpeluang untuk melakukan kustomisasi terhadap file dokumen garapannya.

Menu Orientations digunakan untuk mengatur posisi kertas sesuai keinginan pengguna. Disini hanya terdapat dua pilihan, yaitu potrait untuk posisi kertas tegak dan landscape untuk posisi kertas datar.
Menu Size digunakan untuk mengatur ukuran halaman dalam rangka adaptasi dengan kertas yang nantinya akan dijadikan media cetak. Di menu ini user telah disediakan beberapa ukuran kertas standar namun ia tetap berkesempatan untuk mengkustomisasi ukuran sesuai dengan keinginan.

Menu Columns digunakan untuk mengatur jumlah kolom teks pada dokumen yang tengah digarap. Dengan menu ini user dapat menjadikannya dua kolom, tiga kolom, dll. Di bagian ini MS. Word juga memberikan satu peluang bagi user untuk melakukan kustomisasi terhadap kolom teks dari dokumen yang dikerjakan.

Menu Breaks digunakan untuk memisahkan halaman, kolom teks, dll. Menu ini sejatinya sudah punya lokasi di ribbon Insert namun masih juga pesan tempat di ribbon Page Layout ini. Rupanya MS. Word punya setumpuk alasan mengapa menu ini muncul dua kali di tempat yang berbeda. di ribbon Insert icon ini berupa perintah langsung untuk memisahkan suatu halaman. Namun di ribbon Page Layout, icon ini justru berupa menu pilihan. Di dalamnya terdapat beberapa perintah yang mendukung untuk memisahkan halaman, memisahkan kolom teks, bahkan untuk mengakhiri seksi tulisan. Selain itu, juga menyediakan fasilitas untuk men-sett nomor halaman, juga berisi perintah untuk melanjutkan kembali format yang telah di-break sebelumnya.

Line Numbers digunakan untuk pengaturan seputar nomor baris dalam dokumen. Sering user dibuat kewalahan saat melakukan pengelompokan dua penomoran yang berbeda, namun nomornya justru berkelanjutan dari kelompok sebelumnya. Dengan menu ini user hanya perlu menyeleksi sekelompok baris penomoran, masuk ke menu ini dan klik perintah Restart Numbering, maka kelompok terseleksi tadi sudah menjadi dua kelompok penomoran yang berbeda. User juga bisa melanjutkan dari penomoran sebelumnya meskipun sudah terpaut beberapa paragraf lain.

Menu Hyphenation digunakan untuk memisah suku kata secara otomatis dengan tanda hubung saat kata kompleks (terdiri lebih dari dua suku kata) berada di akhir baris. Kolom yang sempit dan format teks rata kanan-kiri menyebabkan jarak antar kata kurang ideal. Apalagi didominasi kata kompleks. Hyphenation menangani perkara ini. Ia akan melakukan idealisasi jarak antar kata dengan cara memisah partikel kata dengan tanda hubung dan menyisipkan suku kata setelah tanda hubung ke baris berikutnya secara otomatis, dan menggabungkannya kembali bila area cukup luas, dalam rangka idealisasi jarak antar kata. Seleksi teks dimaksud atau seluruh teks di dokumen, lalu manfaatkan perintah Hyphenation ini, dan pilih Automatic. Maka Hyphenation akan bekerja sesuai dengan job description-nya.

C. Mengenal Icon Perintah di Group Page Background

page-background
Perintah-perintah di group Page Background digunakan untuk mengatur latar belakang halaman file dokumen yang sedang digarap. Ada tiga menu perintah: (1) Watemark (2) Page Color, dan (3) Page Borders.
  1. Watermark : digunakan untuk memberikan efek tanda air di belakang teks.
  2. Page Color : digunakan untuk mengatur warna latar halaman.
  3. Page Borders : digunakan untuk mengatur garis tepi halaman.
Watermark atau tanda air sangat berguna sekali, terutama saat suatu dukumen akan dipublikasikan hanya sebagai contoh dari dokumen aslinya. Agar bisa dibedakan antara dokumen “kelinci percobaan” tersebut dengan aslinya maka user dapat membubuhinya tanda air berupa tulisan remang-remang di belakang teks. Selain itu, menu perintah tersebut juga digunakan untuk menghilangkan tanda air tersebut. Bahkan, disini user diberi kewenangan untuk mengkustomisasi tanda air di latarbelakang halaman. Watermark juga berguna untuk memberikan pesan tertentu di halaman latar.

Page Color digunakan untuk mengatur warna latar halaman dokumen tergarap. Disini user disuguhi sejumlah pilihan warna opsional sebagai warna latar dokumen yang tengah diaktifkannya. Selain itu, user juga diberi peluang untuk masuk ke opsi lanjutan bila ingin mengatur warna latar dokumen garapannya secara lebih spesifik lagi. Jadi, dengan ini suatu dokumen menjadi lebih berwarna, sebagaimana hidup ini yang penuh warna-warni. Cuma yang perlu dicatat bahwa user perlu melakukan sinkronisasi antara teks dengan warna latar yang diinginkan. Bila warna teks yang dipilih berwarna gelap, usahakan agar memilih warna background yang agak cerah. Demikian juga sebaliknya. Jadi, antara warna background dengan warna teks harus kontras.

Page Border digunakan untuk mengatur garis tepi halaman dokumen. garis tepi dapat berupa garis stamdar maupun dengan kustomisasi yang spesifik. Ini diperlukan, terutama saat menggarap brosur, piagam, dll. Saat user mengklik perintah Page Border tersebut maka ia akan masuk ke dialog box yang berisi pengaturan seputar border halaman.

D. Mengenal Icon Perintah di Group Paragraph

group-paragraph
Menu perintah di Group Paragraph ini secara umum digunakan untuk pengaturan seputar paragraf teks. Sedangkan perintah-perintah yang terdapat di group ini: (1) Indent, dan (2) Spacing.

1. IndentIndent digunakan untuk mengatur batas teks sebelah kanan dan batas teks sebelah kiri. Disini user disuguhi 2 kotak, yakni Left dan Right. User pasti tahu bahwa Left digunakan untuk mengatur batas kiri paragraf, dan Right digunakan untuk mengatur batas kanan paragraf. Sebenarnya User bisa melakukannya di opsi Margins yang beralamat di group page Setup. Namun tak jarang di tengah garapan suatu dokumen perlu mengatur Indent kanan atau kiri. Contoh, kalimat kutipan panjang perlu Indent lebih dalam dibanding paragraf lainnya. Bila dalam hal ini user mengaturnya di Margins, maka paragraf lain juga berubah posisinya. Dengan perintah Indent di group Paragraph ini user dapat mengatur secara spesifik paragraf terpilih apagr indent-nya berbeda dengan paragraf standar lainnya bawaan pengaturan margins.

2. Spacing
Menu Spacing digunakan untuk mengatur jarak antar paragraf, baik dengan paragraf sebelumnya (Before) maupun dengan paragraf sesudahnya (After). User dapat mengatur jarak paragraf dengan meng-klik panah ke atas dan panah ke bawah di sebelah kanan kotak Before atau After. Namun demikian, user dapat memberikan pengaturan lanjutan dari paragraf ini dengan meng-klik panah di sudut kanan-bawah group Paragraph ini.

E. Mengenal Icon Perintah di Group Arrange

group-arrange
Perintah-perintah di group ini digunakan untuk mengatur: (a ) posisi objek di antara teks, (2) posisi objek dengan objek lainnya, (3) mengatur aliansi objek di halaman dokumen.

1. Position
Position digunakan untuk mengatur posisi objek di dalam suatu halaman. Disini user disuguhi opsi yang instan, dimana user hanya perlu menyeleksi objek, masuk ke menu ini, dan pilih posisi objek yang diinginkan. Dengan ini user dapat langsung menempatkan objek di tengah halaman, di tepi kanan atau kiri halaman, dll. Disini user diberi peluang untuk masuk ke pengaturan spesifik dalam hal ini.

2. Wrap Text
Perintah Wrap Text digunakan untuk mengatur posisi objek dalam kaitannya dengan paragraf teks. Dengan perintah ini user memungkinkan untuk mengatur posisi teks di depan objek, di belakang objek, di penjuru objek, di atas-bawah objek, dll. Bila user menyisipkan gambar ilustratif di paragraf terpilih, maka secara default posisi objek akan sejajar dengan baris teks. Bila diabaikan, hal yang lucu pun terjadi. Disini antara objek dan teks seakan-akan gajah dan semut berjalan beriringan dan tentunya si gambar akan boros tempat dan ruang. Disini user dapat memposisikan teks berada di segala penjuru objek sehingga terkesan rapi dan estetik. Malahan dengan perintah ini user dapat mengatur sendiri suatu Wrap Point (dengan edit Wrap Point) sehingga memungkinkan agar tulisan mengikuti bentuk gambar sekendak hati.

3. Bring Forward
Bring Forward digunakan untuk untuk memposisikan suatu objek dengan objek lainnya saja. Secara default, objek yang datang lebih akhir akan beridiri di depan objek sebelumnya. Pasalnya, bagaimana bila user ingin memindahkan objek ke depan objek lainnya? Tentu saja icon Bring Forward membantu perkara ini. Aktifkan objek dimaksud, lalu klik icon Bring Forward ini.

4. Send Backward
Send Backward bekerja secara kontradiktif dengan Bring Forward. Icon Send Backward digunakan untuk mengirim objek terpilih ke belakang objek lainnya. Disini cara penggunannya pun sama dengan Bring Forward. Seleksi objek dimaksud, kemudian klik icon perintah Send Backward ini, maka objek terpilih akan berada di belakang objek lainnya.

5. Selection Pane
User yang akrab dengan aplikasi grafis bernama lengkap Adobe Photoshop (PS & son, he he he) tentu tidak asing lagi dengan icon perintah yang satu ini. Meskipun berbeda nama, tapi fungsinya mirip dengan aplikasi berbasis bitmap tersebut. Bahasa inggrisnya, bila di halaman dokumen terdapat sejumlah objek yang berjejal, tentu user merasa kewalahan untuk mengaktifkan serta mengelola objek yang diinginkan.

Perintah Selection Pane memang dipermak demi menjawab kegalauan ini, Aktifkan icon Selection pane, akan muncul panel seleksi di kanan jendela. Dengan panel ini user hanya perlu meg-klik icon gambar tertentu di dalam Selection pane, dan setiap icon merujuk terhadap objek tertentu di halaman dokumen. Sehingga pekerjaan mengolah objek menjadi semakin mudah dan gampang, segampang user memilih objek di panel History dalam Adobe Photoshop.

6. Align
Perintah ini digunakan untuk mengatur posisi objek lepas. perintah ini tidak akan aktif bila objek terpilih berada di Wraping “In Line With Text”. User dapat mengatur posisi objek terpilih sehingga berada di tengah halaman, di bagian tepi, maupun di bagian lainnya sesuai keinginan. Disini juga disuguhi opsi lanjtan bagi user yang ingin melakukan property lanjutan dari suatu objek yang dipilihnya.

7. Group
Perintah Group digunakan untuk mengelompokkan beberapa objek menjadi satu grup. Bila beberapa objek akan dikelola dengan pengaturan yang sama tentu akan lebih efisien bila user memanfaatkan fasilitas ini. Sebagai ilustrasi, ada 2 ribu objek yang akan dikelola seara bersamaan. Bila disini user menggunakan cara konvensional, mungkin butuh 6 jam untuk memindahkan, memberi warna satu per satu. Dengan perintah Group, user cukup memilih semua objek dimaksud, meng-klik perintah group, dan sejanjutnya kelompok objek dapat diaktifkan hanya dengan sekali klik saja, maka objek dalam satu grup akan aktif semuanya.

8. Rotate
Rotate digunakan untuk memutar, dan membalik suatu objek terpilih. Bila dalam suatu kasus, user ingin membuat gambar simetri lipat dari suatu bangun, buat suatu bangun datar, tekan Ctrl+D, kemudian klik perintah Rotate > Flip Horizontal. Sekarang user sudah membuat simetri lipat dengan segmen yang benar-benar sebangun.

Special Thanks to Sulpa.wordpress.com

Icon-icon dalam ribbon tab Mailings

Icon-icon dalam ribbon tab Mailings pada Word 2010 terdiri atas 5 Group yaitu (1) Create, (2) Start Mail Merge, (3) Write & Insert Fields, (4) Preview Results, (5) Finish.

mengenal ribbon mailings

A. Group Create
group create ribon mailings
  1. Envelopes digunakan untuk membuat dan mencetak amplop.
  2. Labels digunakan untuk membuat dan mencetak label.

B. Group Start Mail Merge
group start mail merge
  1. Start Mail Merge untuk membuat surat yang biasa atau berupa e-mail untuk banyak orang.
  2. Select Recipients untuk membuat daftar penerima surat.
  3. Edit Recepient List untuk mengubah daftar penerima surat.

C. Group Write & Insert Fields
group write insert field
  1. Highlight Merge Fields untuk mempermudah mengubah informasi yang salah.
  2. Address Block untuk memasukan alamat pada surat yang akan dituju.
  3. Greeting Line untuk menambah nama sapaan.
  4. Insert Merge Field untuk menambah informasi mengenai penerima surat.

D. Group Preview Result
group preview result
  1. Preview Results untuk melihat hasil surat yang dibuat dan daftar penerima surat.
  2. Find Recipient untuk mencari daftar penerima surat.

E. Group Finish
group finish
Finish & Merge untuk mengetahui bahwa surat yang dibuat telah lengkap.

Mengenal Icon di tab References MS.Word 2010

Fungsi icon-icon di tab References MS.Word 2010
Tab References terdiri dari 6 group: (1) Table of Contens, (2) Footnotes, (3) Citation & Bibliography, (4) Captions, (5) Index, dan (6) Table of Authorities.

ribbon-references

A. Group Table of Contents
Icon perintah yang terdapat pada group Table of Contens terdiri dari 3 icon: Table of Contens, Add Text, dan Update Table.
group-table-of-content
  1. Table of Contens untuk pengelolaan daftar isi.
  2. Add Text untuk mengelola paragraf terpilih dalam kaitannya sebagai entri dalam daftar isi yang sudah dibuat.
  3. Update Table untuk memperbarui daftar isi.

B. Group Footnotes
Group ini terdiri dari 4 icon perintah: (1) Insert Footnote, (2) Insert Endnote, (3) Next Footnote, dan (4) Show Notes.
group footnotes
  1. Insert Footnote untuk menyisipkan catatan kaki (rujukan yang berada di bagian bawah halaman atau footer).
  2. Insert Endnote untuk menyisipkan catatan di akhir bab.
  3. Next Footnote. untuk memantau footnote dan endnote.
  4. Show Notes untuk memperlihatkan lokasi catatan, baik footnote maupun endnote

C. Group Citation & Bibliography
Group ini terdiri dari 4 icon perintah: (1) Insert Citation, (2) Manage Source (3) Style, dan (4) Bibliography.
group citations-bibliography
  1. Insert Citation untuk menyisipkan kutipan langsung pada daerah kursor aktif.
  2. Manage Sources untuk mengelola seluruh sumber kutipan yang mungkin sudah disisipkan di semua segmen file dokumen.
  3. Style untuk memilih bentuk bibliography yang diinginkan.
  4. Bibliography untuk menyisipkan daftar pustaka ke dalam file dokumen aktif.

D. Group Captions
Group ini terdiri dari 4 icon perintah: (1) Insert Caption, (2) Inrert Table of Figures, (3) Update Table, dan (4) Cross-reference.
group-captions
  1. Insert Caption untuk membubuhkan keterangan seputar ilustrasi atau gambar yang sudah disisipkan.
  2. Insert Table of Figures untuk menyisipkan daftar isi gambar yang disisipkan ke dalam dokumen.
  3. Update Table untuk melakukan pembaruan terhadap daftar katalog gambar.
  4. Cross-reference untuk menyisipkan referensi silang.

E. Group Index
Group ini terdiri dari 3 icon perintah: (1) Mark Entry, (2) Insert Index, dan (3) Update Index.
group index
  1. Mark Entry untuk menandai masukan baru dalam dokumen.
  2. Insert index untuk menyisipkan daftar kata (indeks) ke dalam dokumen.
  3. Update Index untuk memperbarui daftar indeks terkini.

F. Group Table of Authorities
Group Table of Authorities
  1. Mark Citation Menambahkan text yang telah dipilih untuk dimasukkan kedalam table of authorities.
  2. Insert Table of Authorities Menyisipkan table of authorities pada document.

Mencoba Membuat Style Dangdut Casio CTK 6200

Keyboard Casio CTK 6200 merupakan keyboard yang murah meriah, karena sudah bisa memutar midi song, serta user style / rhytm.  Tetapi keyboar...